Showing posts with label Fisioterapi. Show all posts
Showing posts with label Fisioterapi. Show all posts

Tuesday, June 14, 2011

Sejarah Fisioterapi dan Aplikasi


Di Amerika Serikat, fisioterapi biasanya disebut sebagai Terapi Fisik.

Fisioterapi adalah pengobatan tua Pada Zaman Yunani Kuno di era Hippocrates. Sejak saat itu Fisioterapi telah berevolusi dari pijat sederhana untuk portofolio kompleks terapi dengan aplikasi khusus.

Zaman Yunani Kuno sekitar tahun 460SM, Hector berlatih teknik Fisioterapi yang di sebut “Hidroterapi”. Fisioterapi saat ini masih menggunakan hidroterapi, sekarang berkembang dan disesuaikan secara khusus untuk berbagai kondisi pasien.

Pada tahun 1894, fisioterapi Inggris diakui sebagai cabang khusus keperawatan diatur oleh Perhimpunan Chartered.. Dalam dua dekade berikutnya, program fisioterapi formal didirikan di negara-negara lain termasuk Selandia Baru (1913) dan USA (1914).

Pertama kalinya fisioterapi Amerika di Walter Reed College dan Rumah Sakit Portland, Oregon di mana perawat dengan pengalaman pendidikan jasmani bekerja sebagai "pembantu rekonstruksi". Sebagai "ajudan rekonstruksi" memberikan kontribusi vital untuk pemulihan dan rehabilitasi banyak dokter pada Perang Dunia I.

Pada tahun 1921, Maria McMillan membentuk Asosiasi Terapi Fisik di Amerika Serikat. Selanjutnya berganti nama menjadi APTA, organisasi ini sangat mempengaruhi perkembangan fisioterapi di Amerika.

Epidemi polio dari tahun 1920-an adalah tonggak titik balik untuk profesi fisioterapi. Suster Kinney, dari Mayo Clinic dicapai terkenal nasional untuk bekerja dengan para korban polio. Warm Springs Georgia Foundation didirikan pada tahun 1924 sebagai respon terhadap epidemi polio dan memberikan fisioterapi untuk pasien polio.

Setelah wabah polio mereda, pengobatan fisioterapi terutama terdiri dari olahraga, pijat dan traksi. Dari tahun 1950, manipulasi chiropractic juga diperkenalkan, paling umum di Inggris pada awalnya. Keistimewaan Ortopedi dalam fisioterapi juga muncul pada waktu yang sama.

Dari tanggal tersebut, fisioterapi diperluas dari rumah sakit keluar ke area lain dari perawatan medis. Fisioterapi sekarang bekerja juga di klinik, rumah jompo, praktek swasta dan sekolah.

Penelitian telah lama menjadi fitur fisioterapi modern, berasal dari publikasi penelitian studi Amerika Serikat pertama di tahun 1921. Penelitian terus aktif hingga saat ini di berbagai spesialisasi.

Sebuah kekuatan yang signifikan dalam evolusi fisioterapi baru-baru ini telah menjadi Federasi Internasional ortopedi Terapi manipulatif. Individu Terkemuka mengemudi perubahan teknik dan pelatihan yang telah menyertakan Mariano Rocabado (Chile); Freddy Kaltenborn (Norwegia / USA); dan Geoffrey Maitland (Australia).

Selama 1980-an, teknologi menjadi fokus perubahan fisioterapi. Prosedur Novel fitur komputer, stimulasi listrik, ultrasound dan peralatan baru lainnya. Namun, dipimpin oleh Freddy Kaltenborn, bunga dikembalikan ke terapi manual dalam dekade berikutnya.

Sepanjang pengembangan pelatihan profesi Fisioterapi, dan teknik terus berubah dan memperbaiki diri. Pionir Berbakat telah berkontribusi kaya untuk literatur dan organisasi profesi lapangan.

Karena itu, Fisioterapi sekarang telah dapat pengakuan yang luas dan di hormati dengan baik, dengan banyak anak muda menyatakan minat dalam membuat karir mereka dalam profesi.

Tuesday, October 21, 2008

Senam Ibu hamil

Senam Ibu hamil ( Prenatal exercises)

Indikasi:
Kehamilan normal dan sehat dari umur 4 bulan sampai dengan melahirkan, dibagi menjadi tiga periode:
1. Periode I : Umur kehamilan 4-6 bulan.
2. PEriode II : Umur kehamilan 6-8 bulan.
3. Periode III: Umur kehamilan 8- hampir melahirkan

Kontra Indikasi:
1. Annemia gravidarum.
2. Keracunan hamil.
3. Mola nydatidosa.
4. Pendarahan pada kehamilan.
5. Muntah-muntah waktu hamil ( hyperemisis gravidarum).

Dosis:
Waktu untuk indikasi : 1, 2, 3 + 30 menit
1. Periode I:
1x1 minggu kunjungan ke klinik, dengan pengertian penderita mengerjakan sendiri
3x1 minggu setiap gerakan diulang 8 kali.

2. Periode II:
Dosis sama dengan nomor I.

3. Periode III:
Dosis sama dengan nomor I, kecuali bila penderita baru dikirim pada umur kehamilan 8 bulan, maka: kunjungan ke klinik 2x1 minggu, penderita mengerjakan sendiri 3x1 hari. Setiap gerakan diulang 8 kali.

Tehnik Aplikasi:
Periode I:
a. Posisi tidur terlentang dibawah lutut diganjal dengan bantal.
1. Latihan pernafasan.
2. Latihan pergerakan kaki kesemua arah.

b. Posisi tidur terlentang lutut ditekuk telapak kaki rata menempel di kasur.
1. Latihan penguatan otot dasar panggul
2. Latihan relaxasi otot dasar panggul.
3. Latihan mobilisasi sendi lumbosacral (pelvic).

Periode II:
a. Posisi berdiri:
1. Latihan squatting dan segala variasinya.
2. Koreksi posisi atau sikap tubuh.

b. Posisi tidur terlentang:
1. Latihan penguatan otot perut.
2. Latihan general relaxasi.
3. Latihan pencegahan varises.

c. Posisi merangkak:
1. Variasi latihan mobilisasi pelvic.
2. Latihan untuk mencegah letak sunsang.

Periode III:
a. Posisi terlentang:
1.Latihan pernafasan.
2. Latihan penguatan otot perut ditingkatkan dengan hati-hati.
3. Latihan relaxasi otot dasar panggul diintensifkan.

b. Posisi merangkak:
1. Latihan mencegah letak sungsang diintensifkan.
2. Prenatal breasteare.Pada kehamilan bulan kesepuluh (10) latihan….distop, latihan yang dirasa berat dikurangi. Persiapan mental dan relaxasi sangat diperlukan.
Kiranya latihan ini bermanfaat bagi ibu-ibu yang sedang membutuhkan dan bagi pengunjung yang kelak akan menjadi seorang Ibu.

Friday, September 12, 2008

Pengertian Fisioterapi

Pengertian Fisioterapi

Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan dan mahluk sosial kultural spritual, yang mempunyai kapasitas fisik dan kemampuan fungfsional sesuai dengan tumbuh kembangnya, dan memiliki kebutuhan untuk melakukan aktivitas hidupnya sesuai dengan peran dan fungsinya dalam keluarga maupun masyarakat.
Kebutuhan inilah yang menjadi fokus perhatian Fisioterapi.

Fisioterapi adalah upaya pelayan kesehatan profesional yang bertanggung jawab atas kapasitas dan kemampuan fungsional bagi umat manusia, yang mempunyai kelainan dan kecacatan fisik yang bersifat sementara dengan menggunakan modalitas sumber fisis, manual terapi dan terapi latihan.
Dengan kata lain Fisioterapi adalah cara untuk memaksimalkan fisik dan potensi gerakan yang mengalami gangguan kesehatan fisik,dimana Fisioterapis hadir melalui kemitraan antara seorang Fisioterapis dan orang yang membutuhkan bantuan.

Kesehatan fisik yang baik adalah sangat penting bagi setiap orang untuk berfungsi mandiri dalam masyarakat. Kesehatan fisik juga menfasilitasi interaksi dan pelibatan kelompok masyarakat dan membawa dampak langsung untuk kesehaan mental. Untuk itulah pelayanan Fisioterapi sangat dibutuhkan bagi kesehatan fisik umat manusia.


Tujuan Fisioterapi

Untuk meningkatkan derajat kesehatan secara optimal, agar dapat menjalankan tugas dan kewajibannya sesuai dengan peran dan fungsinya dalam keluarga dan masyarakat. Hal ini ditujukan kepada semua orang yang membutuhkan dengan tidak membedakan bangsa, suku kepercayaan, politik, dan status sosoial ekonomi.

Berdasarkan pada pengertian fisioterapi maka unit fisioterapi yang ada di Rumah Sakit, Pusat Rehabilitasi, beberapa puskesmas, Klinik swasta dan beberapa asosiasi independen memberikan jenis-jenis Fisioterapi sebagai berikut:

1. Electrotherapy:

- Short Wave Diathermy/UKG
- Stimulasi Listrik/ Faradication Galnication
- Ultra Sonic

2. Actinotherapy:

- Infra Red
- Ultra Violet/Hoogtezon


3. Traction:

- Cervical
- Lumbal/Pelvic

4. Exercise Therapy:

-
Passive
- Active
- Walking Training/Walker
- Crutch/Tripot/Stick

5. Breating Exercise & Postural Drainage

6. Prae & Post operasi Exercise

7. Prae & Partum Exercise

8. Test & Evaluation:

- Manual muscle test
- Range of motion

9. Massage & Manipulasi

10. DLL


Dengan berbagai macam jenis fisioterapi tersebut maka fisioterapi menangani kondisi-kondisi atau kasus penyakit antara lain sebagai berikut:

1. Kondisi Pediatrik.

Contoh:
Spina Bifida, Bell's Palsy, Club Foot dll

2. Kondisi Ginekologi dan Obstetri.

- Peradangan, kelainan menstruasi dsn kemandulan
Contoh:
Salphingitis, Adnexitis, Dismenorhea dll

- Kehamilan dan masa nifas. Terapi Senam kehamilan dan nifas.

3. Kondisi Orthopedi.

- Kondisi sejak lahir.
Contoh:
Torticolis, Talipes Equinovarus dll

- Kondisi trauma.
Contoh:
Strain, Sprain,Fractur, Dislocation dll

- Kondisi Kerusakan dan kelainan.
Contoh:
Rheumatoid Arthritis, Bursitas Osteoarthritis, Osteporose dll

- Kondisi salah sikap.
Contoh:
Scoliosis, Lordosis, Kyposis

4. Kondisi Neurologi.

- Kondisi susunan Saraf Pusat Jenis Upper Motor Neuron.
Contoh:
Cerebral Palsy, Meningoencephalis dll

- Kondisi Susunan Saraf Perifer dan Pusat Jenis Lower Motor Neuron.
Contah:
Atrophy, Bell's Palsy dll

- Kondisi Neurologi lain.
Contah: Paralisis Agitas, Cerebellar, Choroa dll

5. Kondisi Kardio – Respirasi.

- Gangguam jantung.
Contoh:
Mitral Desease, Pulmonary Stenosis, Aortic Desease dll

- Gangguan sistema respiratori.
Contoh:
Bronchitis Chronic, Asthmatis Bronciale, Pleuritis dll

6. Kondisi Telinga Hidung Tengkorak.

Contoh:
Otitis media, Tuber catar, Sinusitis dll

7. Cedera karena Olahraga.


Dalam pelayan Fisioterapi kerjasama tim sangat dibutuhkan, yang meliputi Dokter Spesialis/Umum dan Fisioterapis. Di Rumah Sakit dan Struktur organisasi lainnya, biasanya seorang dokter merujuk ke Fisioterapis setelah pemeriksaan/diagnosa. Fisioterapis dapat juga meminta rujukan bila yakin perawatan Fisioterapi menguntungkan untuk masalah spesifik Fisioterapi. Namun secara khusus, seorang Fisioterapis dapat memberikan konsultasi tanpa adanya rujukan dari seorang dokter.

Oleh karena itu, dalam halaman ini aku akan menulis beberapa kondisi/kasus fisioterapi dan treatment-treatmentnya dengan menggunakan metode Fisioterapi, terutama kasus Fisioterapi yang sering dikeluhkan oleh para penderita.
Kiranya semua ini bermanfaat bagi kita semua.