Saturday, January 31, 2009

Sebuah kisah indah

From: Ayang de Beatrix

Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, " Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"
Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.
Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami.
Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya? " Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu.Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya."
"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.
Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.
Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? " Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan."
Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."
"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan."
"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku..Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."
Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.
Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidk bisa dikontrol olrh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidupmu akan jadi lebih mudah

Friday, January 30, 2009

Mintalah nasihat yang baik

Saat kita menghadapi keputusan-keputusan yang sukar atau pilihan-pilihan yang tidak pasti, akan sangat menolong bagi kita untuk meminta nasihat dari seseorang yang kita hormati. Tentu saja, seperti yang dikatakan Alkitab, ”Ada keamanan dalam banyaknya penasehat,” dan kita seharusnya tidak pernah keras kepala. Kita seharusnya selalu terbuka dan mau menerima nasihat. Tetapi setelah kita berdoa tentang sesuatu dan melihat semua pilihan, jika kita tidak merasa baik tentang semua itu, kita dapat bersikap cukup tegas untuk membuat keputusan yang tepat bagi kita.

Jika kita berusaha menyenangkan banyak orang dengan melakukan hal-hal yang kita tidak benar-benar ingin lakukan, supaya kita tidak menyakiti perasaan siapa pun, atau kita sedang berusaha membuat semua orang senang, kita akan menipu diri sendiri. Kita bisa membuat diri sendiri berlari dalam lingkaran setan karena berusaha menjadi sesuatu yang bukan diri kita, dan kita akan menangung resiko kehilangan yang terbaik dari Tuhan bagi kehidupan kita sendiri.

Kadang-kadang kita bahkan dapat memperoleh terlalu banyak nasihat. Jika kita tidak hati-hati, pendapat-pendapat yang bertentangan hanya akan menyebabkan kebingungan. Kadang-kadang sahabat-sahabat yang sedang memberikan nasihat kepada kita bahkan tidak dapat menjalankannya. Tetapi mereka memang hebat dalam memberitahukan kita bagaimana menjalankan kehidupan kita. Kita boleh berhati-hati kepada siapa kita izinkan mempengaruhi proses pembuatan keputusan kita. Kita boleh memastikan bahwa orang yang sedang memberikan nasihat kepada kita mengetahui apa yang sedang mereka bicarakan dan adalah orang-orang yang telah mendapatkan rasa hormat kita sebagai suatu sumber hikmat.

Di samping itu, orang-orang yang merasa aman bergantung pada pengarahan hati mereka 75 persen dan pada pengarahan luar mereka hanya 25 persen. Itu berarti bagi sebagian besar keputusan yang kita buat, kita seharusnya tidak perlu meminta pendapat dan persetujuan oaran-orang lain. Kita perlu megikuti hati kita sendiri dalam terang firman Tuhan dan melakukan apa yang kita rasa benar dan baik kita.

Thursday, December 25, 2008

merry chirstmas Pictures, Images and Photos

Doa dan Introitus HKBP Jatiwaringin 25 Desember 2008


Seorang Anak telah lahir untuk kita, seorang Putera telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahuNya, dan namaNya disebut orang: Penasehat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal, Raja Damai.
Mari kita ceritakan kemuliaanNya di antara bangsa-bangsa. Dan perbuatan-perbuatanNya yang ajaib di antara suku-suku bangsa. Sujudlah menyembah Tuhan dengan berhiaskan kekudusan. Gemetarlah dihadapanNya, hai segenap bumi. Sembahlah Dia, Sang Raja Maha Mulia.
Ya Tuhan Allah, Bapa kami yang di surga! Kami bersyukur kepadaMu oleh karena KasihMu kepada kami orang berdosa yang hina ini. Engkau tidak membiarkan kami terpuruk dalam kehampaan, dalam kesengsaraan dan dalam keputusasaan. Engkau telah mengutus PutraMu yang tunggal ke dunia ini untuk memulihkan kehidupan serta mengangkat kami dari dosa dan kematian kekal selamanya. Ya Yesus Kristus, hati kami meluap penuh syukur, Engkau merendahkan diriMu serendah-rendahNya, Sehingga Engkau berkenan tinggal serumah dengan kami, sepenanggungan sependeritaan dengan kami yang tercela ini, dan menjadi kaya oleh karena kemiskinanMu yang setia, sehingga kami menjadi pewaris kehidupan yang kekal untuk selama-lamanya.

Wednesday, December 24, 2008

Monday, December 22, 2008

Pernikahan orang Batak

Oleh: St. Maludin Sitanggang

Perkawinan orang Batak
Mujizat Yesus yang pertama kali adalah membuat ANGGUR TERBAIK dari air tawar pada suatu pesta pernikahan. Mungkin karena sebelum, saat dan sesudah Yesus sudah melihat hasil perkawinan itu sudah bukan yang terbaik lagi. Boleh jadi jika perkawinan/anggur tadi kalau sudah lama akan menjadi tawar, lango-lango, basi, dan membuat tidak enak. Boleh jadi perkawinan/anggur tadi awalnya manis, lalu pahit, kemudian panas dan memabukkan. Jangan heran jika perkawinan awalnya manis, lama kelamaan panas yang membuat gatot kaca (piring terbang), panirangnirangon, panas ditempat tidur sendiri, satu tidur ditempat tidur yang satu tidur di kursi, satu tidur di rumah yang satu tidur di parjujian, satu dirumah satu lagi di bar/puncak. Tetapi jika perkawinan/anggur tadi adalah anggur terbaik dan digunakan/diminum sesuai dosis, maka perkawinan/badan akan terasa hangat.
Hal inilah yang diadopsi oleh orang Batak pada pesta pernikahan. Dahulu anggur, sekarang mungkin Bir, Tuak, Kamput dan sejenisnya. Perkawinan orang Batak Full dengan Adat dan Saklar dengan Kekristenan. Perkawinan tersebut dimulai dari percintaan, pemberkatan, resepsi. Masing masing dihadiri oleh pihak keluarga, hula-hula, dongan tubu, boru, teman gereja, mungkin para pejabat. Butuh biaya, perasaan yang luar biasa. Maka terucaplah BORHAT MA DA INANG, lagu sedih dan lagu gembira.
Jika mengamati alur pernikahan orang Batak, adalah sangat baik untuk diteruskan atau dipatenkan. Alasannya, menurut penelitian yang saya lakukan “Orang Batak yang terikat perkawinan Adat dan Gereja”, hanya ada yang panirang-nirangon saja, dan sangat minim dengan perceraian. Hal ini jika dibandingkan dengan pernikahan yang lain. Yaitu Adatnya gampang, tak perlu resepsi, dan diizinkan cerai dan kawin lagi. Orang Batak sudah terlebih dahulu berhadapan dengan adat tadi, kemudian akibat aturan yang dibuat oleh gereja, lalu pernikahan menurut Kristiani. Puncaknya adalah mujizat Yesus pertama ANGGUR TERBAIK pada perjamuan nikah. Apapun alasannya Yesus pasti memberikan anggur terbaik dalam pernikahan tersebut. Marilah kita pelihara Adat Batak tadi, baik di Desa, Kota, maupun tinggalnya di Apartemen Mewah sekalipun. Horas. (stgmaludin@yahoo.co.id, Bulir Sesawi.)

Sunday, December 21, 2008

Renungan Ibsus Muda/i

Buletin Ibadah Khusus Muda/i HKBP Jariwaringin
Minggu Advent IV, 21 Desember 2008
Pengkotbah: Pdt. T.M. br. Tampulolon
Liturgis: St. P. Butar-butar
Epistel: Matius 1:18-23
Evangelium: Yesaya 7: 10-14


Shalom!!! Tinggal beberapa hari lagi kita akan merayakan Natal dan pada minggu ini kita telah memasuki minggu Advent yang terakhir, pergantian tahun pun sudah dapat dihitung dengan jari tangan kita. Waktu terus berputar, situasi dan kondisi boleh berubah dalam hidup kita, suka dan duka silih berganti mewarnai hidup kita, tapi ada satu yang tak berubah, dulu, sekarang dan sampai selamanya, yaitu: Penyertaan Allah kepada kita.
Hari ini kita mengadakan Ibsus special Natal dengan Tema “Immanuel Tuhan Allah menyertai kita” Nama ini yang menjadi sebutan buat Tuhan Yesus, yang disampaikan oleh malaikat Allah ketika menyampaikan kabar baik kepada Maria tentang kelahiran Juruselamat dan kejadian ini sudah dinubuatkan jauh sebelum Yesus lahir, tepatnya oleh Nabi Yesaya, yang menjadi Firman Tuhan hari ini. Jika dikatakan Tuhan kia adalah Immanuel, maka sesuia artinya, Dia akan selalu menyertai dan mengasihi kita, jadi sebagai umat Allah, seharusnya kita melangkah dalam hidup ini dengan iman dan keyakinan penyertaan Tuhan sehingga tidak perlu takut dan kawatir walau kesusahan melanda hidup kita. Yakinlah bahwa Allah ada bersama kia untuk meyertai kita.
Firman Tuhan hari ini juga mau menyampaikan kepada kita, bahwa Allah yang Immanuel itu yang mempersatukan setiap umat Tuhan dalam KasihNya, artinya Allah telah memperdamaikan kita denganNya, dan mengundang kita unutk menghadirkan damai ditengah kehidupan bersama. Allah yang Immanuel juga Allah yang mengampuni segala kesalahan umatNya, sebesar apapun pelanggaran kita, tapi Dia tetap menampuni kita karena Dia adalah Allah yang menyertai kita. Tentu,Dia tidak mau kita memperoleh hukuman dosa.
So, di minggu Advent yang ke-4 ini, dalam menatikan kedatangan Tuhan, kita diingatkan kembali, bahwa Dia adalah Immanuel, Tuhan yang senantiasa menyertai kita. Maka berharaplah kepadaNya.
Selamat menyambut Natal dan Selamat beribadah. God Bless.

Friday, December 19, 2008

Photo Muda/i Wijk 14











( Gambar I: Cewek-cewek Wijk14 bergaya di depan Altar Gereja, Photo diambil seusai pelaksanaan Malam Kesaksian dan Puji-Pijian yang kita adakan di Gereja Sabtu, 6 Agustus 2005. Sayangnya anak-anaknya pada senang numpuk di belakang sehingga hanya pucuk kepalanya doank yang kelihatan ha ha...)
(Gambar II: Ini dia Muda/i Wijk 14 yang menyelenggarakan malam Kesaksian dan Puji-pujian pd tanggal 6 Agustus 2005, Photo diambil seusai acara. Sayangnya photonya tidak lebih baik dari gambar pertama. Yang penting sudah berpose di Altar Gereja dengan berbagai gaya dan ekspresi tanpa mempedulikan potografernya lihai atau tidak. Sayang banget wajah-wajah cantik dan gantengnya tidak jelas terlihat, yang jelas sukacita dan kekompakan tampak terlihatlah...)
( Gambar III: Muda/i Wijk 14 bersama Team Juri saat meraih juara I pada pestival Vocal Group antar Wijk 2004, photo diambil di Altar Gereja. Suara kita saat itu dahsyat bo! tidak sia-sia latihan 2x dalam seminggu, bahkan tiap hari menjelang hari ha, sampe segitunya ya...Inilah bentuk penyembahan kami kepada Tuhan.)
( Gambar IV: Muda/i Wijk 14 berpose di rumah Irvin br. Sibarani, saat pembubaran Panitia retreat 2003. Saat ini, enam diantaranya sudah married dan yang lainnya akan segera menyusul pada hari yang tepat sesuai kehendak Tuhan.)
( Gambar V: Retreat Wijk 14 HKBP Jatiwaringin November 2003, yang dipimpin oleh Amang Pdt. Arthur Sitorus dan Amang Pdt. J.M. Manullang. Banyak hal yang sudah kami dapatkan saat wisata rohani ini. Tuhan memberkati kita semua.)