Ketika merasa sejuk embun pagi adalah nyata
Aku menjadi terbata-bata, bertanya
Apakah hari ini bisa dilalui tanpa risau?
Tanpa kata memecah telinga?
Isi kepala teraduk-aduk
Oleh teriakan-teriakan kecil rumah bertumpuk
Oleh ketidakadilan tak berujung
terlebih musibah yang menggerogoti bawah langit
Ada wajah-wajah tengadah penuh harap
Ada bening air mata yang tak tertahankan
Ada langkah-langkah resah tanpa tujuan
Bahkan tawa tembaga penuh ketulusan
Kegelian dan kengerian adalah bumbu
Yang harus ditelan dan direndam
Sebab dalam masa-masa sukar
Terlihat pribadi yang sebenarnya
Biarlah setapak demi setapak kaki tetap dijejakkan
memberi pijakan untuk terus berdedang
Siapapun takkan pernah tahu jaring esok kehidupan
Bahkan mungkin engkau, aku apalagi mereka
Menemukan jalan terang adalah tujuan
Bukanlah hal yang mudah melakukannya
Memberi arti dan makna pada detik-detik
Tidaklah semudah mengeja kata-kata dalam sejarah
Namun aku terus coba mengerti
Tentang apapun yang mungkin akan kulewati
Tentang apapun yang menjadi kehendakNya
Karena senja itu pasti
sampai Tuhan memanggilku
Wednesday, March 18, 2009
Monday, March 16, 2009
BUNDA
Bunda……
Getar jiwaku tak terbendung
Kala mengenang timangan
Mengusung kembali buaian dalam rahimmu
Yang lembut dan penuh kedamaian
Masih kuingat senyummu
Rapuh ditelan dinginnya malam
Membendung dingin yang menyusupi kulit lembutku
Merah sunyi tanpa mata
Senyum perakmu
Menghiasi ayunan-ayunanku
Sinar matamu mengingatkanku pada kelembutan
Keabadian yang tak berujung yang tak bertepi
Air mata kadang mengguncangku
Saat kau rebahkan tubuh mungilku
Di pembaringan beralas kasur
Disaput hembusan nafas samudaramu
Kukenali kasih dan cintamu
Dalam setiap lembut belaian keringatmu
Selentik jemari penari-penari kayangan
Seindah nada denting dalam sunyi malam
Bunda……
Kini semua seolah usai
Saat lautan memisahkan
Memenjarakan dalam kenyataan
Jauh darimu adalah saat tak terbayangkan
Tiada sungai berair jernih
Kesejukan alam seolah hilang
Hangus ditelan nyanyian-nyanyian debu trotoar
Ditelan deru bus kota dan kemacetan
Namun terus melangkah adalah keharusan
Mengenang senyum perak Bunda adalah kebahagiaan
Menjaga degub jantungkasih dan sayang adalah kesetiaan
Melukis dengan tinta emas dan warna pelangi adalah tujuankeabadiaan
Aku ingin menyampaikan padamu
Tentang langkah yang kuayunkan
Tentang nilai yang kupertahankan
Sebab masih terngiang suara nyiur kampung halaman
Bunda……
Aku akan datang memenuhi harapanmu
Memenuhi bilik-bilik hati penuh rindu
Menemukan kembali arti kesetiaan dan ketulusan
Dari wajah yang kukenang sepanjang zaman
Terima kasih Bunda untuk cinta dan segalanya
Engkau mengingatkanku memahami arti cinta
Doaku menyertai setiap langkah hidupmu
Hingga semuanya damai dan penuh makna
“Kupersembahkan ini untuk Bunda, saudara dan semua teman-temanku terutama teman-teman yang jauh dari sang Bunda.”
Getar jiwaku tak terbendung
Kala mengenang timangan
Mengusung kembali buaian dalam rahimmu
Yang lembut dan penuh kedamaian
Masih kuingat senyummu
Rapuh ditelan dinginnya malam
Membendung dingin yang menyusupi kulit lembutku
Merah sunyi tanpa mata
Senyum perakmu
Menghiasi ayunan-ayunanku
Sinar matamu mengingatkanku pada kelembutan
Keabadian yang tak berujung yang tak bertepi
Air mata kadang mengguncangku
Saat kau rebahkan tubuh mungilku
Di pembaringan beralas kasur
Disaput hembusan nafas samudaramu
Kukenali kasih dan cintamu
Dalam setiap lembut belaian keringatmu
Selentik jemari penari-penari kayangan
Seindah nada denting dalam sunyi malam
Bunda……
Kini semua seolah usai
Saat lautan memisahkan
Memenjarakan dalam kenyataan
Jauh darimu adalah saat tak terbayangkan
Tiada sungai berair jernih
Kesejukan alam seolah hilang
Hangus ditelan nyanyian-nyanyian debu trotoar
Ditelan deru bus kota dan kemacetan
Namun terus melangkah adalah keharusan
Mengenang senyum perak Bunda adalah kebahagiaan
Menjaga degub jantungkasih dan sayang adalah kesetiaan
Melukis dengan tinta emas dan warna pelangi adalah tujuankeabadiaan
Aku ingin menyampaikan padamu
Tentang langkah yang kuayunkan
Tentang nilai yang kupertahankan
Sebab masih terngiang suara nyiur kampung halaman
Bunda……
Aku akan datang memenuhi harapanmu
Memenuhi bilik-bilik hati penuh rindu
Menemukan kembali arti kesetiaan dan ketulusan
Dari wajah yang kukenang sepanjang zaman
Terima kasih Bunda untuk cinta dan segalanya
Engkau mengingatkanku memahami arti cinta
Doaku menyertai setiap langkah hidupmu
Hingga semuanya damai dan penuh makna
“Kupersembahkan ini untuk Bunda, saudara dan semua teman-temanku terutama teman-teman yang jauh dari sang Bunda.”
Friday, March 13, 2009
Jadilah bahagia dengan jati diri kita
Kita dapat berani berbahagia dengan jati diri kita sekarang juga dan menerima diri kita sendiri, kekurangan-kekurangan kita dan semuanya. Banyak diantara kita yang tidak menyadarinya, tetapi akar dari banyak masalah sosial, jasmani, dan emosional hanyalah kenyataan bahwa orang tidak menyukai dirinya sendiri. Ada yang tidak nyaman dengan rupa, cara bicara, atau tindakannya sendiri. Ada yang selalu membandingkan dirinya sendiri dengan orang-orang dengan mengharapkan orang itu adalah sesutu yang berbeda.
Kita dapat berbahagia sebagaimana yang telah Tuhan ciptakan, dan berhenti mengharapkan kita sebagai sesuatu yang berbeda. Jika Tuhan ingin kita kelihatan seperti seorang model, bintang film, atlet terkenal, atau siapa pun, Ia pasti menciptakan kita seperti mereka. Jika Tuhan ingin kita mempunya suatu kepribadian yang berbeda, Ia pasti akan memberikan kepada kita kepribadian itu. Jangan membandingkan diri kita sendiri dengan oran-orang lain, kita boleh belajar berbahagia sebagaimana yang Tuhan telah ciptakan.
Banyak diantara kita merasa tidak nyaman tentang dirinya sendiri, jadi kita terus menerus berusaha menyenangkan semua orang di sekitar kita supaya kita dapat merasa lebih baik tentang diri kita sendiri. Kita akhirnya hidup untuk menyenangkan orang lain, dengan berusaha menyesuaikan keinginan mereka, sehingga kita dapat diterima. Kita bertindak dengan satu cara terhadap atasan kita, cara lain terhadap pasangan hidup kita, dan cara lain terhadap sahabat-sahabat kita. Kita menjalani suatu kehidupan berpura-pura, dengan mengenakan berbagai topeng, dan mengharapkan menyenangakan semua orang. Pada dasarnya, kita tidak tulus kepada siapa pun, khususnya diri kita sendiri.
Tapi jika sepenuhnya kita mau menikmati kehidupan kita, kita harus belajar percaya diri sebagai individu yang Tuhan ciptakan. Kita harus memahami: Kita tidak diciptakan untuk meniru siapa pun. Kita diciptakan untuk menjadi diri kita. Saat kita berusaha meniru dan berusaha menjadi orang lain, bukan saja itu menghina kita, melainkan juga mencuri keragaman, kreativitas, dan keunikan kita.
Tuhan menyukai keragaman, dan kita seharusnya tidak membiarkan orang menekan kita atau membuat kita merasa buruk tentang diri sendiri karena kita tidak sesuai dengan citra orang lain tentang siapa seharusnya kita. Beberapa orang menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan berusaha menjadi orang lain.
Jadilah kita yang asli, jangan tiruan. Janganlah takut berbeda; Kita harus merasa aman dengan jati diri kita yang diciptakan Tuhan dan jadilah yang terbaik semampu kita. Kita tidak perlu tampak atau bertindak seperti orang lain. Tuhan telah memberikan kepada kita semua karunia, bakat, dan kepribadian yang bebeda untuk maksud tertentu. Kita tidak benar-benar membutuhkan persetujuan orang lain untuk melakukan apa yang kita kita ketahui Tuhan ingin kita lakukan.
Kita dapat berbahagia sebagaimana yang telah Tuhan ciptakan, dan berhenti mengharapkan kita sebagai sesuatu yang berbeda. Jika Tuhan ingin kita kelihatan seperti seorang model, bintang film, atlet terkenal, atau siapa pun, Ia pasti menciptakan kita seperti mereka. Jika Tuhan ingin kita mempunya suatu kepribadian yang berbeda, Ia pasti akan memberikan kepada kita kepribadian itu. Jangan membandingkan diri kita sendiri dengan oran-orang lain, kita boleh belajar berbahagia sebagaimana yang Tuhan telah ciptakan.
Banyak diantara kita merasa tidak nyaman tentang dirinya sendiri, jadi kita terus menerus berusaha menyenangkan semua orang di sekitar kita supaya kita dapat merasa lebih baik tentang diri kita sendiri. Kita akhirnya hidup untuk menyenangkan orang lain, dengan berusaha menyesuaikan keinginan mereka, sehingga kita dapat diterima. Kita bertindak dengan satu cara terhadap atasan kita, cara lain terhadap pasangan hidup kita, dan cara lain terhadap sahabat-sahabat kita. Kita menjalani suatu kehidupan berpura-pura, dengan mengenakan berbagai topeng, dan mengharapkan menyenangakan semua orang. Pada dasarnya, kita tidak tulus kepada siapa pun, khususnya diri kita sendiri.
Tapi jika sepenuhnya kita mau menikmati kehidupan kita, kita harus belajar percaya diri sebagai individu yang Tuhan ciptakan. Kita harus memahami: Kita tidak diciptakan untuk meniru siapa pun. Kita diciptakan untuk menjadi diri kita. Saat kita berusaha meniru dan berusaha menjadi orang lain, bukan saja itu menghina kita, melainkan juga mencuri keragaman, kreativitas, dan keunikan kita.
Tuhan menyukai keragaman, dan kita seharusnya tidak membiarkan orang menekan kita atau membuat kita merasa buruk tentang diri sendiri karena kita tidak sesuai dengan citra orang lain tentang siapa seharusnya kita. Beberapa orang menghabiskan sebagian besar waktu mereka dengan berusaha menjadi orang lain.
Jadilah kita yang asli, jangan tiruan. Janganlah takut berbeda; Kita harus merasa aman dengan jati diri kita yang diciptakan Tuhan dan jadilah yang terbaik semampu kita. Kita tidak perlu tampak atau bertindak seperti orang lain. Tuhan telah memberikan kepada kita semua karunia, bakat, dan kepribadian yang bebeda untuk maksud tertentu. Kita tidak benar-benar membutuhkan persetujuan orang lain untuk melakukan apa yang kita kita ketahui Tuhan ingin kita lakukan.
Saturday, February 28, 2009
Jika ia sebuah cinta
Frm: Dian Manurung
Jika ia sebuah cinta......ia tidak mendengar...namun senantiasa bergetar....
Jika itu sebuah cinta..Memang sakit melihat orang yang ku cintai ..Berbahagia dengan orang lain ..Tapi lebih sakit lagi kalau orang ku cintai itu ..Tidak berbahagia bersama ku..
Jika itu cinta..Ia sering kali lari bila kita cari..Namun cinta juga sering kita biarkan pergi ..Saat dia menghampiri. .
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak buta..Namun senantiasa melihat dan merasa..
Jika itu cinta..Maka jika ku jatuh aku tidak terhuyung-huyung. .Konsisten tapi tidak memaksa..Berbagi dan tidak bersikap tidak adil..Mengerti dan mencoba untuk tidak banyak menuntut..Sedih tapi tidak pernah menyimpan kesedihan itu.
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak menyiksa..Namun senantiasa menguji...
JIka itu cintaIa seperti kupu-kupu. ..Tambah dikejar, tambah lari..Tapi kalau dibiarkan terbang.. Dia akan datang di saat kamu tidak mengharapkannya. .
Jika itu cinta..Aku seharusnya dapat melepaskannyaUntuk merelakannya..Berbahagia dengan yg lain..
Jika itu Cinta ..Maka cinta akan berharga ..kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. .
Jika itu cinta..Bukan bagaimana menjadi pasangan yg sempurna...Tapi membiarkan kita menjadi diri sendiri.. Dan oleh karenanya kita menjadi sempurna..
Jika ia sebuah cinta...Ia tidak memaksa..Namun senantiasa berusaha..
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak cantik atau ganteng..Namun senantiasa menarik..
Jika ia cinta..Bukan karena kau cantik atau ganteng..Maka aku mencintaimu..Tapi karena aku mencintaimu..Maka kau selalu terlihat cantik dan ganteng..
Jika itu cinta..Ia akan mulai dengan senyuman, Tumbuh dalam pelukan Dan siap jika harus berakhir dengan airmata.
Jika itu cinta Ia tidak berkata, ini salah kami, Tapi maafkan aku. Bukan juga kamu dimana sih?, Tapi Aku disini. Tidak berkata Gimana sih kamu?Melainkan Aku mengerti kok. Bukan harusnya kamu gak kayak gini,Tapi aku cinta kamu seperti kamu apa adanya
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak datang dengan kata-kata..Namun senantiasa menghampiri dengan hati..
Jika itu cinta..Memang menyakitkan ketika aku tak dapat bersatu dengannyaTapi akan lebih menyakitkan lagi Apabila dia tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan..
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak terucap dengan kata..Namun senantiasa hadir dengan sinar mata..
Jika itu cinta..Memang menyakitkan mencintai orang yang tidak mencintaimu. .Namun lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang.. Dan engkau tidak pernah punya keberanian untuk menyatakan cintamu padanya..
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak hanya berjanji..Namun senantiasa mencoba dan memenuhi..
Jika itu cinta..Maka itu hanya sekeping..Tidak seperti mata dan telinga..Yang hampir selalu berpasang pasangan..Karena Tuhan memberikan sekeping hati lainnya.. Pada seseorang untuk kita mencarinya, itulah Cinta.
Jika ia sebuah cinta.....Ia mungkin tidak suci..Namun senantiasa tulus..
Jika itu Cinta... Engkau masih bisa tersenyum ..Dan berkata aku turut berbahagia untukmu..Ketika dia memilih mencintai orang lain..
Jika ia sebuah Cinta.....Ia tidak hadir karena permintaan..Namun hadir karena ketentuan...
Jika itu Cinta Ia datang kepada orang yang masih punya harapan ..Walaupun ia pernah dikhianati..
Jika itu Cinta..Ia hadir kepada mereka yang masih percaya...Walaupun ia pernah dicampakkan. .
Jika itu Cinta..Ia tumbuh di hati mereka yang masih ingin mencintai..Walaupun ia pernah dihempaskan
JIka itu Cinta..Ia berkembang di relung hati ..Mereka yang punya keberanian dan keyakinan ..Untuk membangun kembali kepercayaan. .
Jika ia sebuah Cinta.....Ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan...Namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan...
Jika itu Cinta..Ia akan membiarkan orang yang kamu cintai ..Menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya ..Menjadi gambaran yang kamu kehendaki..
~~YA TUHAN, ajarkan aku mencintai orang lain, walaupun dia sudah menyakiti bahkan memilih untuk tidak bersamaku. Ajarkan aku kasih seperti yg KAU ajarkan kepadaku di KAYU SALIB~~
Berkorban tapi tidak menuntut;Memberi tapi tidak memaksa;Mencintai tanpa pamrih;
MAMPUKAH AKU? MAMPUKAN AKU TUHAN..
Supaya dapat..Berkorban tapi tidak menuntut;Memberi tapi tidak memaksa;Mencintai tanpa pamrih;
I could stay stronger and stronger every day through living in Jesus Christ.~~PRAISE THE LORD~~
Jika ia sebuah cinta......ia tidak mendengar...namun senantiasa bergetar....
Jika itu sebuah cinta..Memang sakit melihat orang yang ku cintai ..Berbahagia dengan orang lain ..Tapi lebih sakit lagi kalau orang ku cintai itu ..Tidak berbahagia bersama ku..
Jika itu cinta..Ia sering kali lari bila kita cari..Namun cinta juga sering kita biarkan pergi ..Saat dia menghampiri. .
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak buta..Namun senantiasa melihat dan merasa..
Jika itu cinta..Maka jika ku jatuh aku tidak terhuyung-huyung. .Konsisten tapi tidak memaksa..Berbagi dan tidak bersikap tidak adil..Mengerti dan mencoba untuk tidak banyak menuntut..Sedih tapi tidak pernah menyimpan kesedihan itu.
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak menyiksa..Namun senantiasa menguji...
JIka itu cintaIa seperti kupu-kupu. ..Tambah dikejar, tambah lari..Tapi kalau dibiarkan terbang.. Dia akan datang di saat kamu tidak mengharapkannya. .
Jika itu cinta..Aku seharusnya dapat melepaskannyaUntuk merelakannya..Berbahagia dengan yg lain..
Jika itu Cinta ..Maka cinta akan berharga ..kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. .
Jika itu cinta..Bukan bagaimana menjadi pasangan yg sempurna...Tapi membiarkan kita menjadi diri sendiri.. Dan oleh karenanya kita menjadi sempurna..
Jika ia sebuah cinta...Ia tidak memaksa..Namun senantiasa berusaha..
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak cantik atau ganteng..Namun senantiasa menarik..
Jika ia cinta..Bukan karena kau cantik atau ganteng..Maka aku mencintaimu..Tapi karena aku mencintaimu..Maka kau selalu terlihat cantik dan ganteng..
Jika itu cinta..Ia akan mulai dengan senyuman, Tumbuh dalam pelukan Dan siap jika harus berakhir dengan airmata.
Jika itu cinta Ia tidak berkata, ini salah kami, Tapi maafkan aku. Bukan juga kamu dimana sih?, Tapi Aku disini. Tidak berkata Gimana sih kamu?Melainkan Aku mengerti kok. Bukan harusnya kamu gak kayak gini,Tapi aku cinta kamu seperti kamu apa adanya
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak datang dengan kata-kata..Namun senantiasa menghampiri dengan hati..
Jika itu cinta..Memang menyakitkan ketika aku tak dapat bersatu dengannyaTapi akan lebih menyakitkan lagi Apabila dia tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan..
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak terucap dengan kata..Namun senantiasa hadir dengan sinar mata..
Jika itu cinta..Memang menyakitkan mencintai orang yang tidak mencintaimu. .Namun lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang.. Dan engkau tidak pernah punya keberanian untuk menyatakan cintamu padanya..
Jika ia sebuah cinta.....Ia tidak hanya berjanji..Namun senantiasa mencoba dan memenuhi..
Jika itu cinta..Maka itu hanya sekeping..Tidak seperti mata dan telinga..Yang hampir selalu berpasang pasangan..Karena Tuhan memberikan sekeping hati lainnya.. Pada seseorang untuk kita mencarinya, itulah Cinta.
Jika ia sebuah cinta.....Ia mungkin tidak suci..Namun senantiasa tulus..
Jika itu Cinta... Engkau masih bisa tersenyum ..Dan berkata aku turut berbahagia untukmu..Ketika dia memilih mencintai orang lain..
Jika ia sebuah Cinta.....Ia tidak hadir karena permintaan..Namun hadir karena ketentuan...
Jika itu Cinta Ia datang kepada orang yang masih punya harapan ..Walaupun ia pernah dikhianati..
Jika itu Cinta..Ia hadir kepada mereka yang masih percaya...Walaupun ia pernah dicampakkan. .
Jika itu Cinta..Ia tumbuh di hati mereka yang masih ingin mencintai..Walaupun ia pernah dihempaskan
JIka itu Cinta..Ia berkembang di relung hati ..Mereka yang punya keberanian dan keyakinan ..Untuk membangun kembali kepercayaan. .
Jika ia sebuah Cinta.....Ia tidak hadir dengan kekayaan dan kebendaan...Namun hadir karena pengorbanan dan kesetiaan...
Jika itu Cinta..Ia akan membiarkan orang yang kamu cintai ..Menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya ..Menjadi gambaran yang kamu kehendaki..
~~YA TUHAN, ajarkan aku mencintai orang lain, walaupun dia sudah menyakiti bahkan memilih untuk tidak bersamaku. Ajarkan aku kasih seperti yg KAU ajarkan kepadaku di KAYU SALIB~~
Berkorban tapi tidak menuntut;Memberi tapi tidak memaksa;Mencintai tanpa pamrih;
MAMPUKAH AKU? MAMPUKAN AKU TUHAN..
Supaya dapat..Berkorban tapi tidak menuntut;Memberi tapi tidak memaksa;Mencintai tanpa pamrih;
I could stay stronger and stronger every day through living in Jesus Christ.~~PRAISE THE LORD~~
7%
Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata, “Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah Neraka dan Surga itu”.
Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam.
Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan.
Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.
Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil. Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.
Tuhan berkata, “Kamu sudah melihat NERAKA”
Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.
Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata “Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?
”Tuhan kemudian menjelaskan, “Sangat sederhana, yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik”
"Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri”.
Pada masa resesi ini tentu ada saudara, sanak famili, teman, tetangga yg terkena dampaknya (PHK, dst); mk berbagi 'sendok' yg anda punya sangat bermanfaat, mengurangi beban mereka.
Diperkirakan bahwa 93% penerima tidak akan memforward cerita ini. Bila anda termasuk sisa 7% yang akan memforwardnya, lakukanlah dengan memberi judul 7% pada titlenya.
Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam.
Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan.
Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi.
Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk memakan sup yang terambil. Si Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan itu.
Tuhan berkata, “Kamu sudah melihat NERAKA”
Lalu mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata berisi meja beserta sup dan orang-orang yang kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi dan mereka sangat bergembira di keliling meja tersebut.
Melihat keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan berkata “Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih bergembira ?
”Tuhan kemudian menjelaskan, “Sangat sederhana, yang dibutuhkan hanyalah satu sifat baik”
"Perhatikan bahwa orang-orang ini dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat dicapainya dengan sendok bergagang panjang, sedangkan di ruangan lain orang-orang yang serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya sendiri”.
Pada masa resesi ini tentu ada saudara, sanak famili, teman, tetangga yg terkena dampaknya (PHK, dst); mk berbagi 'sendok' yg anda punya sangat bermanfaat, mengurangi beban mereka.
Diperkirakan bahwa 93% penerima tidak akan memforward cerita ini. Bila anda termasuk sisa 7% yang akan memforwardnya, lakukanlah dengan memberi judul 7% pada titlenya.
Saturday, January 31, 2009
Sebuah kisah indah
From: Ayang de Beatrix
Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, " Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"
Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.
Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami.
Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya? " Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu.Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya."
"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.
Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.
Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? " Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan."
Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."
"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan."
"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku..Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."
Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.
Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidk bisa dikontrol olrh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidupmu akan jadi lebih mudah
Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, " Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!"
Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain. Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.
Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialami.
Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, "Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu. Bagaimana kamu dapat melakukannya? " Jerry menjawab, "Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik. Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu.Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya."
"Tetapi tidak selalu semudah itu," protesku. "Ya, memang begitu," kata Jerry, "Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup."
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.
Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.
Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, "Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? " Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan."
Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang," jawab Jerry. "Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup."
"Apakah kamu tidak takut?" tanyaku. Jerry melanjutkan, " Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh. Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata 'Orang ini akan mati'. Aku tahu aku harus mengambil tindakan."
"Apa yang kamu lakukan?" tanya saya. "Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku," kata Jerry. "Dia bertanya apakah aku punya alergi. 'Ya' jawabku..Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, 'Peluru!' Ditengah tertawa mereka aku katakan, ' Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati'."
Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikapnya hidupnya yang mengagumkan. Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.
Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidk bisa dikontrol olrh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidupmu akan jadi lebih mudah
Friday, January 30, 2009
Mintalah nasihat yang baik
Saat kita menghadapi keputusan-keputusan yang sukar atau pilihan-pilihan yang tidak pasti, akan sangat menolong bagi kita untuk meminta nasihat dari seseorang yang kita hormati. Tentu saja, seperti yang dikatakan Alkitab, ”Ada keamanan dalam banyaknya penasehat,” dan kita seharusnya tidak pernah keras kepala. Kita seharusnya selalu terbuka dan mau menerima nasihat. Tetapi setelah kita berdoa tentang sesuatu dan melihat semua pilihan, jika kita tidak merasa baik tentang semua itu, kita dapat bersikap cukup tegas untuk membuat keputusan yang tepat bagi kita.
Jika kita berusaha menyenangkan banyak orang dengan melakukan hal-hal yang kita tidak benar-benar ingin lakukan, supaya kita tidak menyakiti perasaan siapa pun, atau kita sedang berusaha membuat semua orang senang, kita akan menipu diri sendiri. Kita bisa membuat diri sendiri berlari dalam lingkaran setan karena berusaha menjadi sesuatu yang bukan diri kita, dan kita akan menangung resiko kehilangan yang terbaik dari Tuhan bagi kehidupan kita sendiri.
Kadang-kadang kita bahkan dapat memperoleh terlalu banyak nasihat. Jika kita tidak hati-hati, pendapat-pendapat yang bertentangan hanya akan menyebabkan kebingungan. Kadang-kadang sahabat-sahabat yang sedang memberikan nasihat kepada kita bahkan tidak dapat menjalankannya. Tetapi mereka memang hebat dalam memberitahukan kita bagaimana menjalankan kehidupan kita. Kita boleh berhati-hati kepada siapa kita izinkan mempengaruhi proses pembuatan keputusan kita. Kita boleh memastikan bahwa orang yang sedang memberikan nasihat kepada kita mengetahui apa yang sedang mereka bicarakan dan adalah orang-orang yang telah mendapatkan rasa hormat kita sebagai suatu sumber hikmat.
Di samping itu, orang-orang yang merasa aman bergantung pada pengarahan hati mereka 75 persen dan pada pengarahan luar mereka hanya 25 persen. Itu berarti bagi sebagian besar keputusan yang kita buat, kita seharusnya tidak perlu meminta pendapat dan persetujuan oaran-orang lain. Kita perlu megikuti hati kita sendiri dalam terang firman Tuhan dan melakukan apa yang kita rasa benar dan baik kita.
Subscribe to:
Posts (Atom)