Wednesday, November 4, 2009
O TANO BATAK
Ala nga masihol au tu huta...
Hubege ma ende on...
Asa sombu siholhu...
O tano batak...
Tano hagodanganki...
Na so tarlupahon...
Pette ma au...
Ro pe au mangida haulionmi...
Sipata sai manetek do ilu-iluon...
Ala ni siholhu tu ho...
Ale sai hutamingkon do...
Asa lam tu dengganna tano batak...
Jala marparange na denggan ma...
Sude angka namanginganina...
Horas-horas ma hita sude jala Tuhanta mandongani hita sude.
Sunday, August 2, 2009
Hari Minggu, Hari yang Mulia
Itu hari Tuhanku
Ia bawa rasa bahagia
Masuk dalam hatiku
Reff: Hari Minggu, hari Tuhan
Hari suci dan teduh
Hari Minggu, hari Tuhan
Hari suci dan teduh.
Hari Minggu, hari istirahat
Bagi badan yang letih
Firman Tuhan turun bawa hikmat
Untuk hati yang sedih
Reff: Hari Minggu, hari Tuhan
Hari suci dan teduh
Hari Minggu, hari Tuhan
Hari suci dan teduh.
KJ: No. 21
Syair dan Lagu: A.E. Wairata 1953
"Tuhan, puji syukur dan terima kasih atas Hari Minggu yang suci dan mulia ini. Kami boleh merasakan sukacita dan kebahagiaan di hari yang teduh ini, itu juga karena Kasih dan AnugerahMu kepada kami yang tiada terkira. Biarlah dengan Firman yang kami dapatkan hari ini membawa kekuatan baru bagi kami dalam menjalani hari-hari kami, dan kiranya dengan kekuatan baru itu, kami dapat menguatkan sesama kami untuk segala kemuliaanMu. Amin
Mengenai lagu ini, kurasa sampai kapan pun masih akan slalu kuingat. Lagu ini punya moment tersendiri bagiku. Berawal dari saat pertama kali aku mendengar lagu ini, yaitu pada tahun 2004, tepatnya bulan Juni. Kala itu muda/i wijk 14 HKBP Jatiwaringan bertugas sebagai pelayan di Ibadah Khusus Muda/i HKBP Jatiwaringin.
Pada hari kamis, tiga hari sebelum hari ha, Muda/i wijk 14 yang pada masa itu lagi aktif-aktifnya, hadir dalam sermon IbSus, setelah sebelumnya dapat undangan dari Tim IbSus. Tidak susah untuk menunjuk siapa saja yang jadi pelayan untuk hari Minggu, karena malam itu pasukan kami yang hadir lumayan banyak hehehhe.... padahal seingatku minggu itu kami melayani bareng wijk 5, yang anehnya pada malam itu cuma satu orang yang hadir. Akhirnya diputuskan siapa saja yang melayani untuk hari Minggu yang mayoritas anak-anak wijk 14, termasuk aku sendiri yang ditunjuk sebagai singer dengan dua orang temanku.
Sebagai singer, malam itu aku kurang bersemangat karena ada dua tiga lagu yang kurang familiar di telingaku dan tentunya harus aku pelajari, ditambah kita masih kekurangan satu lagu lagi untuk lagu pada saat persembahan. Tim Ibsus dan muda/i 14 pada sibuk mencari lagu yang cocok sesuai dengan tema, termasuk aku sendiri ikut-ikutan. Namun tiba-tiba ada sebuah suara yang mengejutkanku yang berkata supaya lagunya diambil dari Kidung Jemaat nomor 21 saja, dia menyodorkan KJ yang dipegangnya seraya menyanyikan sepenggal lagu itu. Aku menoleh ke arah suara itu, dan terkejut menyadari kehadirannya yang tiba-tiba di ruangan itu dan langsung menyodorkan satu lagu yang tidak kumengerti. "Baru datang sudah langsung nyodorin lagu? Ah, lagu apaan ini? Seumur-umur aku ga pernah dengar lagu ini? Dan kedengarannya juga ga enak? Kayaknya nadanya datar-datar aja tuh? Apa ga ada lagi lagu lain? Huhh... tambah satu lagu lagi yang mesti aku pelajari...bagaimana aku bisa mempelajarinya? waktunya mepet banget lagi?" aku menggerutu dalam hati saking emosinya... entah bagaimana raut mukaku saat itu. Perasaanku sangat tidak enak, ada rasa sebel...ditambah Tim IbSus langsung setuju dengan tambahan lagu itu, aku makin sebel lagiii... Jangankan untuk mempelajari lagu itu, memegang KJ aja aku tidak niat malam itu. Pikirku, "nanti juga di rumah bisa belajar sendiri, hanya dua ayat ini kok!!" Jadi aku cuma diam saja saat mereka mulai mempelajari lagu itu... Hanya gelengan kepala yang kutunjukkan saat temanku menanyakan apakah aku sudah pernah dengar lagu ini..hehhehe. Kuakui, aku memang sangat tengsin, karena selama dua tahun ini aku melayani sebagai singer di Ibadah Umum masa tidak pernah dengar "lagu aneh" itu? Karena masih sebel, aku bahkan sampai ga mau noleh lagi ke arah orang yang nyodorin lagu itu, orangnya aneh seaneh lagunya. Ha ha...aku jadi keras hati...Entahlah, kok aku bisa menggerutu dan bersikap seperti itu ya? Bukan sikap yang patut ditiru, tapi mau bagaimana lagi? padahal baru saja kami mendengarkan Firman Tuhan, sharing dan memutuskan tema yang sesuai dengan Kotbah. Akhirnya aku berusaha menenangkan diri, mulai tersenyum dan menerima keputusan yang baru saja dibacakan.
Aku memang yakin banget, kalau lagu-lagu itu akan bisa kami nyanyikan dengan baik di IbSus, khusus lagu KJ No.21, kami sangat mulus membawakannya. Syukurlah... Tidak percuma kami latihan berjam-jam, belum lagi latihan sendiri di rumah.. Aku memang tidak ingin membuat jemaat atau teman-teman kecewa serta membuat diriku malu...walaupun mungkin malunya tidak ketulungan, tapi tetap bersemangatlah. Lagi pula Tuhan juga senang jika melihat anak-anakNya rindu dan bersemangat datang padaNya dan dan bernyanyi pujian untukNya.
Sudah menjadi kebiasaanku, setiap kali mendapatkan lagu baru dalam pelayanan pasti akan kupelajari dan kunyanyikan kembali di rumah dengan iringan gitar, tapi entah kenapa KJ No. 21 itu tidak masuk dalam hitunganku, bahkan saat itu aku sudah lupa lagu itu nomor berapa di KJ. Cukuplah sekali saja aku mempelajarinya, pikirku. Akhirnya kutahan hasratku supaya tidak mencari-carnya di KJ.
Berselang setahun, lagu ini kembali muncul, kali ini pada Ibadah Umum Sore...Pada saat latihan song leader di gereja, teman-temanku pada sibuk melatih lagu ini...sepertinya mereka baru mendengar lagu ini. Wah, ternyata ada juga yang lebih parah dariku pikirku, saat teringat setahun yang lalu juga aku sama seperti mereka... entah kenapa ada rasa bangga menjalar di hati ini karena diantara semua yang hadir hanya aku yang tahu lagu...hehehe
Bersambung....
Monday, July 27, 2009
Sampele-sampele si ria-ria
MANGAKKAT JARUM BOSI TONGON TU BARIBA
TUNGKOT JOM AMANI MALLOTOM
NABIBI NAMALAMUN TAKKUP GAOL NATATA
ANGGITTA METTENG-ETTENG
IBOTOTTA MARTATA
TALU AU MARJUJI SAYANG GETEP
ISE PATALUHON SI GANJANG MISE
Lagu ini sudah sangat tidak asing bagiku. Waktu masih anak-anak lagu ini sangat akrab di telinga kami. Kami sering menyanyikannya saat sedang bermain-main di halaman rumah atau pun di dalam rumah. Meskipun kami tidak memahami artinya namun kami selalu menyanyikan dengan suara keras-keras dengan hati senang hehhehe...jadi teringat masa anak-anak neh... Tapi anehnya, kala itu orang tua pun tidak ada yang berusaha mengartikan lagu ini pada kami atau memberitahu siapa penciptanya, atau aku yang lupa?? maklum masih cilik!
Dan setelah sekian lama, akhirnya aku mendengar kembali lagu ini dinyanyikan, tepatnya beberapa bulan lalu pada acara pesta pernikahan adat batak, diiringi musik gondang dan uning-uningan batak, wah!!indah banget. Hm, dimana lagi aku bisa mendengarkan lagu ini ya?? Oh yaaa... kali aja ada di youtube!!!! Yes, yesss... mudah-mudahan aja ada....Beta... taida di youtube asa tabege.
Mar-las ni roha mahita mambege angka ende-ende bataki, ai ondo deba si palambok roha dohot pusu-pusu. Hehhehe...
Tuesday, July 7, 2009
Jadikan kami satu
Satu dalam kuasaMu
Sebab kami bersaudara
Buat kami satu
S'perti Kau dan Bapa satu
Dunia lihat Kau dan kami
Reff: Jadikan kami sehati, sepikir
Biar kehendakMu jadi
Tuk menyatakan rahmatMu
Jadikan kami satu
By: Jeff Swit
“Pertama kali saya mendengar lagu ini pada Minggu IV setelah Trinitatis, sore hari, tepatnya tiga hari yang lalu, sesaat sebelum pengakuan Iman Rasul di Ibadah Khusus Muda/i HKBP Jatiwaringin. Syair lagunya tidak terlalu panjang tapi maknanya sangat luas dan dalam sampai hati saya tergugah, ditambah lagunya sangat enak didengar, hingga saya tidak dapat menghentikan niat untuk tidak merekamnya hehhe... Kalau saja teman saya tidak menertawakan saya dan memberitahukan kalau lagu ini sudah familiar, kemungkinan besar saya masih akan berpikiran dan ngotot mengatakan kalau ini lagu baru, hi hi... benarkah? saya tergelak tak percaya. Namun akhirnya ketidakpercayaan saya luluh juga, setelah saya pastikan lagu ini, memang ada dalam daftar lagu-lagu NR. Ah, ternyata saya yang ketinggalan... Yang jelas, butuh beberapa kali saya mendengar hasil rekamannya sampai saya benar-benar menguasai lagunya dan bernyanyi dengan tulus dan sukacita.
Terima kasih kapada amang Jeff Swit, biarlah karyanya semakin membawa berkat bagi kita. Dan juga kepada IbSus yang sudah memunculkan dan menghadirkan lagu ini kembali, untuk kami bisa nikmati dan persembahkan dalam Roh dan Kebenaran kepadaNya, sebagai tindakan penyembahan kita kepadanNya. Tuhan Yesus Memberkati.”
Saturday, December 13, 2008
Christmas isn't Christmas
Somewhere deep inside you is where Christmas really starts
So give your hearth to Jesus
you’ll discover when you do
that’s Christmas really Christmas for you
Jesus brings warmth like a winter fire
a light like a candle’s glow
He’s waiting now to come inside as He did so long a go
Jesus brings gift of truth and life and make them bloom and grow
So welcome Him with a song of joy
and when He comes you’ll know, that…
Natal tidaklah berarti sampai hal itu terjadi dalam hatimu
Jauh di dalam hatimu, disitulah Natal yang sesungguhnya dimulai,
Jadi berikan hatimu pada Yesus,
Saat kamu melakukan kamu akan menemukannya,
Itulah Natal yang sejati bagimu
Yesus membawa kehangatan seperti api di musim dingin,
Terang seperti nyala lilin
Dia menunggu untuk masuk seperti yang dilakukanNya dahulu
Yesuslah kebenaran dan hidup dan membuatnya bertumbuh dalm dirimu
Jadi sambutlah Dia dengan lagu sukacita
dan waktu Dia datang dia datang kamu akan mengetahui bahwa…
“Natal sangatlah berarti bagiku, Yesus telah datang meyelamatkan umatNya di dunia dan memberikan Kasih karunia yang berkelimpahan dan biarlah segala kelimpahanNya kita berikan juga padaNya dan kepada sesama.
Friday, December 12, 2008
Aku rindu pada Yesus
KJ : 371: 1-3
Aku rindu pada Yesus, Jurus’lamat dan Tuhanku
Pada Dia ‘ku mengaku dosa dan kesalahanku
Yesus, b’rikanlah berkatMu
Aku cinta pada Yesus yang mencariku selalu
Pada Dia ‘ku mengaduh waktu tersesat jalanku
Yesus pun memanggil aku
Aku ikut jalan Yesus, Dialah terang bagiku
Yesus, T’rimalah hidupku. Yesus bimbinglah tanganku
Jangan terlepas dariMu
"Tuhan, Engkau tahu aku sangat merindukanMu, sangat cinta padaMu dan selalu ikut jalanMu dalam hidup ini, biarlah aku tetap melangkah dengan Engkau selalu di dekatku. Mohon lagi kemurahanMu Bapa untuk kami umatMu dalam menyikapi kehidupan ini. Biarlah kami selalu datang dan berserah padaMu dan kami mau menyadari mengakui segala dosa dan pelanggaran kami. Amin
Lagu ini akan dibawakan dan akan berkumandang sebelum pengakuan Iman Rasul, pada Minggu Advent III, 14 Desember 2008, di Ibadah Umum HKBP Jatiwaringin pkl 18.00Wib. Lagu ini belum familiar tapi sangat mudah dan gampang dipelajari. Biarlah dengan bersukacita kita datang padaNya untuk memuji-mujiNya. Mari kita sama-sama bernyanyi untuk segala kemuliaanNya dalam hidup kita".
Thursday, October 30, 2008
O, Holy Night
O, Holy night the stars are brightly shining
It as the night of dear Saviour’s birth
Long lay the world in sin and error pinning,
till he appeared and the soul felt its worth
a trill of hope, the weary soul rejoices,
for yonder breaks a new and glorious morn
Feff:
Fall on your knees, Oh hear the angel voices
O night divine, o night when Cristh was born
O night, o holy night, o night divine.
Versi Indonesia:
Malam kudus kartika berkilauan
menyambut kedatangan Penebus
Dunia yang diliputi kegelapan,
kini berseri penuh harapan
dan suka cita bagi semua umat
yang menantikan kedatanganNya
Reff:
Hai sujudlah, dengar kidung malaikat
Gelap, lenyap berganti sinar trang
Gelap, lenyap berganti sinar trang
Versi Batak:
Bintang torang diborngin na badia
na manorangi rohangku tontong
Ala naung ro Sitobus manisia
mambaen martua sonang rohangkon
ala ni Debata naung gabe jolma
lao pa luahon hita sasude na
Reff:
O, uli ni barita las ni roha
martua ma na ro manjangkon
martua ma na ro manjangkon au
"Lagu sian mulai na met-met sahat tu na balga sai torus tarbege, mansai tabo jala sonang roha mambege. Tikki sekolah minggu, molo marnatal, di palu ma giring-giring ni gereja, sai taringot do iba tu Hatutubi ni Tuhanta jesus i. Nunga ro Tuhan i manjangkon jala paluahon hita sian dosa".
Terjemahan:
"Lagu ini sejak dari kecil sampai dewasa selalu terngiang, sungguh indah dan menyenangkan. Ketika masih anak sekolah minggu, kala natal, bunyi lonceng gereja berdenting, aku selalu teringat akan kelahiran Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus telah datang dan menebus dosa-dosa kita".
Monday, October 20, 2008
Penguasa yang Kekal
Kupandang wajahMu ya.. Bapaku
Dengan senyumMu Kau meneduhkanku
Kupanggil namaMu oh.. YesusKu
Dengan pasti Engkau menjawabku
Kau menjadikanku sahabatMu
Tiada sekalipun Kau membiarkanku
Disaat ku lelah tuk berjalan
Dengan se'gra Engkau menggendongku
Reff:
KuasaMu sempurna menjawab hatiku
KuasaMu sempurna slamatkan jiwaku
Kau s'lalu memberi kesempatan baru
Di dalam hidupku
Hanya Engkau Tuhan yang s'lalu kupegang
Hanya Engkau Tuhan yang s'lalu kusembah
Disetiap waktu ku kan mengingatMu
Dan memulihkanku
"Ya Tuhan Engkaulah Allahku yang kepercaya, yang kusembah, yang menjadi sahabatku. Disaat aku lelah, disaat aku jatuh, disaat aku goyah, disaat aku sakit bahkan disaat aku bersukacita Engkau datang menghampiriku dan dengan kuasaMu Engkau datang dan memulihkanku. Terima kasih Tuhanku".
Monday, September 22, 2008
Bege ma Tuhan i
Syair & Lagu: “Terlalu manise”, Masyarakat Ambon
Buku Ende, SDJ No. 660: 1-2
Terj. : Pdt. J.A.U. Doloksaribu
Bege ma Tuhan i, najou-jou i
Sai unang jua i, mansai sonang do i,
Oloi ma Tuhan i mansai uli do i,
Porsan ma silangmi, mansai sonang do i.
Reff: Beta hita lao mangula tu ladang ni Tuhan ni,
Dijou Tuhanta ho tu gotilon i,
Pelehon ma ngolumi mangoloi Tuhan i,
Lao mangula di Harajaon Na i.
"Ya Tuhan, kami mendengar panggilanMu, menuruti keinginanMu. Engkau sudah mati dikayu salib untuk menebus dosa kami. Engkau mengajak kami untuk datang kepadaMu mempersembahkan hidup kami untuk masuk dalam kerajaanMu.
Pertama kali aku mendengar lagu ini, pada Minggu Reminiscere, 17 Februari 2008 saat Ibadah Khusus Muda/i HKBP Jatiwaringin. Dalam tiga bulan belakangan ini, lagu ini sudah tiga kali berkumandang di IbSus. Entah siapa yang memilihnya. Yang jelas lagu ini sangat enak didengar, membuatku penasaran untuk mempelajarinya. Para singer dan Worship Leader di Ibsus begitu bersemangat membawakannya sehingga jemaat begitu mudah menguasai lagu tersebut, aku hanya berharap mereka mengerti artinya, karena ini lagu berbahasa batak".
Saturday, September 6, 2008
Bukan Kasih Biasa
Kasih tak cemburu tak megahkan diri
Kasih tak mencari keuntungan sendiri
Itulah Kasih yang paling sejati
Reff: KasihMu Tuhan yang kurasakan
Indah dan tiada berkesudahan
Sebab KasihMu bukan Kasih biasa
KasihMu Tuhan tak tergantikan
Oleh apapun yang ditawarkan
Sebab KasihMu bukan Kasih biasa
"Ya Tuhan KasihMu begitu besar dan sangat luar biasa bagi kami,tapi kami sering mengindahkannya dengan melakukan hal-hal yang tidak Engkau kehendaki. Biarlah kami menyadari kesalahan kami dan datang kepadaMu mohon pengampunan, karna Engkaulah yang berkuasa atas kami umat ciptaanMU".
Lagu ini sudah sering aku nyanyiin, bahkan sampai ngerekam suaraku di MP4, karena memang selain kata-katanya yang indah, nadanya sangat mudah dipelajari.
Friday, August 8, 2008
Hupilit asa marparbue
G Bm G D G
Songon on didok Tuhanta Jesus: Ahu do na mamilit hamu
Bm C G D G
Asa lao hamuna marparbue; jala mian parbue muna i
C D G D G D7
Hupadiri asa lao marparbue; jala mian parbue muna i
G Bm G D G
Hita na pinilit ni Tuhan ta, ingot ma hata ni Tuhan i
Bm C D G
Parbuehon ma nasa na denggan, na hombar tu patik ni Tuhan i
C D G D G
Na tarjou do hita paimbaru diri, dibagasan Kristus Tuhan ta i
Bm G D Bm G
Tasolsoli ma nasa dosanta ta pauba ma rohanta
C D G Bm Em
Tapelehon ma nasa dirinta, baen pelean na mangolu
Bm Em D G
Na badia di Tuhanta na hinalomohon ni Debata
Ayat 2
Hita na pinilit ni Tuhanta, taradoti panjouon i
Paturehon angka na badia, asa tang marhaporseaon i
Jala monang di sude parungkilonna mangasahon Kristus Tuhanta i
Tu timbo na pe parbinotoan, tu malo na manisia i
Lam doras pe angka parsaoran, lam soada na mamolati i
Nang pe tingki tu hatopna mubauba, sai na hot do hata ni Tuhan i
Pargogoi ma ruas ni Huria dohot rakyat ni bangsonta
Asa tau manjalo pasupasu, nang hatop pe parhusoran
Di sude na partingkian, lam porsea hits tu Debata.
Buku Ende No. 727 SDJ
Lagu & Syair: Pdt. J.A.U. Doloksaribu,2001
Lagu ini sudah pernah dibawakan dalam Ibadah Minggu pagi tanggal 29 Juni 2008, di HKBP Jatiwaringin. Dan aku masih berharap lagu ini akan kembali dibawakan dalam Ibadah Khusus Muda/i HKBP Jatiwaringin, karena satu minggu setelah lagu ini dibawakan dalam Ibadah Umum, aku langsung menyarankan kepada Amang Pdt. Arthur Sitorus, supaya lagu ini dibawakan dalam Ibadah Khusus. Dan Pendeta merespon usulku dan mengatakan akan menghubungi Tim IbSus. Tapi sampai saat ini sepertinya lagu itu belum berkumandang juga. Tapi aku yakin minggu-minggu yang akan datang, kata-kata indah dalam lagu ini akan dikumandangkan dengan sangat tulus dan penuh semangat oleh Muda/i HKBP Jatiwaringin yang aku sayangi.
Lagu ini termasuk Dalam daftar buku lagu-lagu Suplemen atau Sangap Di Jahowa, yang dapat dikatakan masih baru dan digabung dengan Buku Ende. Sebagian syair dan lagu dalam SDJ diciptakan oleh Amang Pdt. J.A.U. Doloksaribu, dan sebagian lagi, lagu terjemahan, yang diterjemahkan oleh Pdt. J.A.U. Doloksaribu, Pdt. M. Sihite, Biv. M.H. Sitorus, M.V. Simanjuntak, Biv. Bonaria Hutabarat, dkk".
Terima kasih banyak kepada semua yang telah berkarya dan berperan dalam penyusunan lagu SDJ tersebut. Biarlah dalam pelayanannya Berkat-Berkat Tuhan semakin melimpah sehingga membawa kebaikan bagi sesama dan mendatangkan kemuliaan bagiNya.
Thursday, August 7, 2008
Inner Strenght
Lebih besar RohMu dalamku
Allahku sanggup melakukan
Jauh terlebih banyak
Dari yang dapat kupikirkan
Tinggi gunung dihadapanku
Lebih tinggi Kau mengangkatku
Jauh terlebih banyak
Dari yang dapat kudoakan
Reff: Engkaulah kekuatan dalam hatiku
Ya Allah, menghadapi segala perkara
Kusembah selamanya
You are my inner strength, my inner strength.
" Engkaulah kekuatan kami ya Bapa, Biarlah dengan kekuatan yang dari Engkau kami boleh menguatkan sesama kami.
Lagu ini temponya lumayan cepat dan ceria. Aku bisa membayangkan lagu ini dinyanyikan oleh seseorang dengan tulus hati dan bersemangat, seseorang yang jika bernyanyi lagu pujian, ibarat meneguk segelas air kala dahaga.
Aku berharap lagu bisa berkumandang pada minggu sore dalam Ibadah Khusus Muda/i HKBP Jatiwaringin".
BagiMu pujian
Membawa pujianku
Hanya kekuatan hadiratMu
Sanggup menjaga hatiku
Mendekat padaMu
Kumau sentuh hatiMu
Biarku melihat kemuliaanMu
Yang Kau sediakan bagiku
Reff: BagiMu pujian hormat kemulian
Kaulah kebanggaan di dalam hidupku
JanjiMu bersinar buktikan Kau besar
Tiada yang sepertiMu Yesus Tuhanku
By: Sari ft Samuel Simorangkir
"Hanya bagi Tuhan segala pujian hormat kita. Dia layak menerimanya oleh karena KemuliaNnya. Ya Tuhan biarlah kami selalu mendatangkan kemuliaan bagiMu dengan cara menyembahMu, mengasihi orang-orang percaya lainnya, melayani orang lain dengan karunia-karunia kami dan memberitakan kepada orang lain tentang Engkau yang man-Boan Sadanari".
Lagu ini sangat indah tapi sedikit sulit kuikuti, mungkin karena yang bawain lagunya dua orang, ditambah suara Sammy meng-improve begitu keren. Mungkin supaya lagu ini lebih enak aku nyanyikan, sepertinya harus ada teman duet untuk membawakannya, hm... tapi siapa ya!!? Kalau aku ngarapin suara David, sepupuku, dunia akan bergonjang dahsyat, karena ini bisa jadi duet terparah di jagat raya ini, hehheuhe....